Kumpulan tulisan random tentang apa pun yang menarik — dari Sepak Bola, WWE, cerita hidup, sampai dunia Crypto.

Senin, 22 September 2025

"Fun Alert! bersenang senang bersama Digital Marketing

September 22, 2025 Posted by superarun No comments


Gambar 1 Gambar 2

Ulangan kali ini terasa benar-benar berbeda. Untuk pertama kalinya, saya bisa menikmati proses ulangan dengan santai dan penuh semangat. Suasana ujian tidak terasa menegangkan, justru menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

Konsep UTS kali ini sangat menarik karena menggabungkan antara unsur visual dan pengetahuan. Kami diajak untuk memahami materi sekaligus mengekspresikan ide secara kreatif. Mulai dari membahas perbedaan antara marketing dan digital marketing, hingga menggali alasan mengapa kita membuat blog (blogger) sebagai media berbagi dan berkreasi.

Bagian yang paling berkesan adalah ketika kami diminta untuk menggambar ulang storyboard yang telah kami buat sebelumnya. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan berpikir kreatif, tetapi juga membantu saya memahami kembali konsep yang telah dipelajari dengan cara yang lebih menyenangkan.

Secara keseluruhan, UTS kali ini menjadi pengalaman yang berbeda dari biasanya. Saya merasa lebih rileks, lebih menikmati prosesnya, dan tentu saja mendapatkan banyak hal baru. Sungguh pengalaman yang berkesan.

Tugas Storyboard

September 22, 2025 Posted by superarun No comments

 






Apa Itu Storyboard?

Storyboard adalah rangkaian gambar atau sketsa yang disusun berurutan untuk menggambarkan alur cerita, adegan, atau konsep visual sebelum diproduksi menjadi karya final (film, animasi, iklan, video, dll). Storyboard berfungsi seperti “peta visual” yang membantu semua pihak memahami jalan cerita, kamera, transisi, dan detail penting lainnya.


Fungsi Storyboard

  1. Perencanaan Visual
    Membantu sutradara, animator, atau tim kreatif membayangkan bagaimana cerita akan terlihat sebelum proses produksi.

  2. Efisiensi Produksi
    Dengan storyboard, kesalahan dapat diminimalisir karena semua orang sudah memiliki gambaran jelas tentang apa yang harus dibuat.

  3. Komunikasi Ide
    Memudahkan komunikasi antara tim kreatif (penulis naskah, desainer, kameramen, animator, dll) agar visi cerita sama.

  4. Pengaturan Teknis
    Menentukan sudut kamera, durasi adegan, gerakan tokoh, hingga tata letak objek dalam scene.










Rabu, 17 September 2025

Altseason Berikutnya Diprediksi Lebih Selektif dan Terkendali

September 17, 2025 Posted by superarun , , No comments


17 September 2025 – Altseason yang akan datang diperkirakan berlangsung lebih selektif dan disiplin, berbeda dengan reli euforia pada 2020–2021. Faktor makro seperti ekspektasi Fed yang dovish, data tenaga kerja yang melemah, dan inflasi yang lebih rendah mendorong selera risiko, meski likuiditas tetap lebih ketat dibanding siklus sebelumnya.

Solana menjadi pemimpin di antara altcoin dengan kenaikan hampir 10% dalam sepekan, didorong meningkatnya minat institusional dan alokasi treasury. Minat terbuka (open interest) altcoin sempat melampaui gabungan BTC dan ETH, namun trader kini lebih berhati-hati menjelang rapat FOMC.

Pasar kripto saat ini hampir sepuluh kali lipat lebih besar dibanding 2020, dengan arus institusional mendominasi dan fokus pada aset utama seperti BTC, ETH, dan SOL.

Siklus kali ini menekankan utilitas nyata, kejelasan regulasi, serta adopsi jangka panjang ketimbang sekadar hype, mencerminkan pendekatan yang lebih terukur dalam pertumbuhan altcoin.


Sumber: Messari

Senin, 15 September 2025

AJ Lee Comeback ke WWE Setelah 10 Tahun Absen

September 15, 2025 Posted by superarun , , No comments

 

Setelah satu dekade meninggalkan dunia gulat profesional, AJ Lee akhirnya kembali tampil di WWE dan membuat kejutan besar yang menggemparkan para penggemar. Mantan juara divisi wanita ini terakhir kali tampil pada tahun 2015 sebelum mengumumkan pensiun akibat cedera leher yang serius. Namun pada 5 September 2025 di acara SmackDownyang berlangsung di Chicago, AJ Lee hadir kembali ke atas ring dan mendapatkan sorakan luar biasa dari penonton.

Kehadirannya tidak hanya bernuansa nostalgia, tetapi juga langsung terhubung ke storyline utama yang melibatkan CM Punk, Becky Lynch, dan Seth Rollins. Dalam momen tersebut, AJ Lee mengambil sabuk Women’s Intercontinental Championship milik Becky Lynch yang ditinggalkan di luar ring, menandai kembalinya dirinya ke jalur persaingan gelar. WWE kemudian mengumumkan pertandingan besar di Wrestlepalooza dengan format Mixed Tag Team Match yang mempertemukan AJ Lee dan CM Punk melawan Becky Lynch dan Seth Rollins.

Di balik kejutan ini, beredar kabar bahwa AJ Lee telah menandatangani kontrak full-time multi-year bersama WWE. Beberapa media gulat internasional menyebutkan adanya video yang menampilkan AJ Lee menandatangani kontrak resmi, bahkan dikatakan bahwa WWE kembali menjadikannya sebagai salah satu bintang utama divisi wanita. Meski begitu, sampai saat ini pihak WWE maupun AJ Lee sendiri belum memberikan pernyataan resmi. Hal ini membuat status kontraknya masih dianggap sebagai rumor, meskipun indikasinya cukup kuat bahwa kehadiran AJ tidak hanya sebatas penampilan satu kali.

Comeback AJ Lee ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial, banyak penggemar menyebutnya sebagai salah satu kembalinya bintang WWE paling bersejarah. Meski begitu, ada juga kekhawatiran terkait kondisi kesehatannya mengingat cedera leher yang dulu membuatnya pensiun. Walau masih belum jelas apakah AJ akan kembali secara penuh waktu atau hanya untuk storyline tertentu, yang pasti comeback ini telah menorehkan sejarah baru dan membawa semangat lama sekaligus harapan besar bagi divisi wanita WWE.

Rabu, 10 September 2025

Makna "Iris" dalam Lagu Goo Goo Dolls: Lebih dari Sekadar Kata

September 10, 2025 Posted by superarun , No comments



 

Iris: Makna Cinta yang Tak Pernah Pudar

Ada kalanya sebuah lagu melampaui masanya dan menjadi simbol yang lebih besar daripada hanya sebuah karya seni. Salah satunya adalah lagu Iris dari Goo Goo Dolls, yang dirilis pada 1998. Meskipun sudah lebih dari dua dekade berlalu, lagu ini tetap hidup dalam hati banyak orang, berulang kali diputar, dan digunakan untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kata iris dalam liriknya memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar nama bunga atau bagian dari mata manusia.

Secara harfiah, iris adalah bagian mata yang berwarna, mengatur besar-kecilnya pupil, dan mengarahkan cahaya masuk ke dalam mata kita. Namun dalam lagu ini, iris lebih dari itu. Iris menjadi simbol pandangan yang lebih dalam, lebih pribadi—seperti jendela yang mengungkapkan jiwa. Ketika seseorang menyebutmu sebagai iris mereka, itu artinya kamu bukan hanya seseorang yang dilihat secara fisik, tetapi juga seseorang yang dilihat secara emosional, bahkan secara spiritual. Kamu adalah orang yang memiliki akses penuh ke dalam hatinya.

Lirik lagu Iris menyatakan, “And I don’t want the world to see me, ’cause I don’t think that they’d understand.” Kalimat ini menggambarkan perasaan keraguan dan ketakutan akan dunia luar. Ada rasa takut untuk menunjukkan siapa kita sebenarnya karena khawatir tidak dimengerti. Namun, di balik rasa takut itu ada satu orang yang begitu spesial, seseorang yang mampu melihat kita apa adanya. Orang ini—yang dijuluki iris—adalah orang yang dapat melihat sisi terdalam kita, yang tak hanya menerima kekurangan dan kelemahan, tetapi juga menghargai keindahan kita yang tersembunyi.

Bila kita berbicara tentang cinta dalam bentuk yang paling murni, iris menjadi lambang dari keberanian untuk membuka diri sepenuhnya. Berbeda dengan kata-kata romantis biasa, iris berbicara tentang cinta yang begitu dalam, hingga seseorang rela mengorbankan segalanya demi orang yang mereka cintai. Ini bukan tentang kata-kata manis atau janji yang kosong, tetapi tentang keberanian untuk menyerahkan hati kita, tanpa melindungi diri dari kemungkinan luka. Dalam konteks ini, iris mewakili rasa cinta yang begitu kuat sehingga seseorang rela mempertaruhkan segalanya, bahkan jika dunia tidak memahaminya.

Sederhananya, ketika seseorang berkata, “You’re always gonna be my iris,” mereka bukan hanya memberikan penghargaan. Mereka sedang menyatakan bahwa kamu adalah seseorang yang begitu berharga hingga mereka tidak akan pernah melepasmu, bahkan jika mereka harus melalui kesulitan atau pengorbanan untuk tetap bersamamu. Kamu adalah orang yang mereka percayai untuk melihat bagian terdalam dari diri mereka, dan mereka percaya bahwa kamu akan memahami mereka dengan cara yang tak bisa dilakukan oleh orang lain.

Lagu ini tak hanya soal romansa, tetapi juga tentang kerentanan yang sering kita sembunyikan. Kita sering kali memakai topeng di dunia luar, berusaha tampil kuat atau sempurna. Namun, dengan orang yang tepat—orang yang kita sebut iris—kita merasa aman untuk melepaskan topeng itu dan menjadi diri kita yang sebenarnya. Inilah sebabnya lagu ini tetap relevan, meskipun sudah bertahun-tahun berlalu. Ia berbicara tentang perasaan yang semua orang pasti pernah alami: rasa ingin dimengerti, rasa ingin dicintai apa adanya, tanpa syarat, tanpa penghakiman.

Kata iris dalam lagu ini mengandung begitu banyak makna. Ia adalah simbol cinta yang tulus dan berani, yang bersedia mengorbankan apapun demi orang yang dicintai. Seiring berjalannya waktu, kita semua akan menemukan atau pernah menemukan sosok iris dalam hidup kita—seseorang yang tidak hanya melihat kita dengan mata, tetapi dengan hati dan jiwa mereka. Dan ketika seseorang berkata, “You’re my iris,” itu adalah pengakuan bahwa kita telah menjadi pusat dunia mereka, alasan mereka bertahan dan berjuang, apa pun yang terjadi.

Pada akhirnya, iris bukan hanya tentang apa yang terlihat oleh mata, tetapi tentang apa yang bisa dilihat oleh hati. Sebuah kata sederhana yang mengandung makna cinta yang dalam dan penuh keberanian. Dan jika ada seseorang yang menyebut kita iris mereka, itu adalah penghormatan terbesar yang bisa kita terima, karena artinya kita adalah bagian dari dunia mereka yang tak tergantikan.

Senin, 08 September 2025

Minggu, 07 September 2025

To Someone I Once Held Close, But Couldn’t Keep (A Letter to a Light That Was Never Mine to Hold)

September 07, 2025 Posted by superarun , No comments

 


I met her in 2022.

She arrived like the golden hour—quiet, soft, unnoticed by most, but impossible to forget once you’ve seen her.

I grew fond of her in silence, watching from the shoreline, too afraid to step into her tides. Just when I thought I was ready to swim, I convinced myself she was already someone else’s ocean. So I walked away, pretending the waves never touched me.

But her name never really left me. It echoed quietly in the back of my mind, like a song I didn’t remember adding to my playlist—familiar, persistent, tender.

Then, in January 2025, fate reopened the door.
This time, I stepped in.

She let me in, slowly—like a room still filled with smoke from a fire that wasn’t quite out. She told me she had been burned before. That love, for her, had left scars that still itched in the quiet. That trust was no longer a simple door, but a maze of alarms and memories.

And still, I stayed. Not as her cure, but as someone who simply wanted to walk beside her.
For three beautiful months, we danced between vulnerability and laughter, like two comets whose orbits just happened to cross for a while. Our days were warm, intense, fleeting. Even the silence between us felt like a language.

But in March, she told me what I feared most:
That we couldn’t stay in this constellation.
That she wasn’t ready. That she was still trying to gather the pieces of herself that someone else had shattered.

And I believed her.
Because I could see it in her eyes—the quiet tremble of someone who wants to love, but is still afraid of the fire.

It hurt. Not because I was pushed away, but because I saw the brilliance in her and knew she hadn’t seen it yet.

She is the kind of person the sun would pause for. A mind like a galaxy—vast, thoughtful, quietly spinning. A heart like a lighthouse: still standing, still shining, even after every storm.

I didn’t love her because she was perfect.
I loved her because she was real.
Because her scars didn’t make her less radiant—they made her human. They made her beautiful.

Perhaps we weren’t meant to finish the story we started.
And that’s okay.

I still hope she finds peace in her reflection.
I hope she learns to trust the sound of her own laughter again.
I hope she sees herself the way I did: full of worth, full of light, full of promise.

I hope she shines again.
And keeps shining—
Even if I have to love her from the dark.

find me more in medium https://medium.com/@sourcecodex